Apa resolusi tahun baru anda kali ini? Apakah anda tipe orang yang suka membuat resolusi setiap awal tahun atau justru sudah bosan membuat resolusi karena tidak pernah mencapainya? Beberapa waktu lalu saya membaca status yang cukup unik dari teman saya. Kurang lebih begini bunyinya:

 

“My Goal for 2014 is to accomplish the goals of 2013 which I should have done in 2012 because I promised them in 2011 and planed in 2010”.

 

Lucu bukan? Terasa lucu karena kita begitu akrab dengan hal seperti itu atau bahkan mungkin kita sendiri yang mengalaminya. Kalau itu yang terjadi janganlah khawatir, karena paling tidak kita sudah merencanakan hidup kita. Di luar sana ada tipe orang yang tidak pernah merencanakan hidupnya namun akhirnya kaget dan tidak bisa menerima kegagalan.

 

 

Pentingnya Membuat Resolusi

 

  • Memberikan arah yang jelas pada pencapaian

 

Dalam novel “Alice’s Adventures in Wonderland (1865)” karya Lewis Caroll, ada sebuah dialog yang menarik antara Alice dengan seekor kucing.

 

“Would you tell me which way I ought to go from here?” asked Alice.
“That depends a good deal on where you want to get,” said the Cat.
“I really don’t care where” replied Alice.

“It doesn’t much matter which way you go then,” said the Cat.

 

Dalam dialog tersebut terlihat jelas jika seseorang tidak mempunyai sebuah tujuan yang pasti, maka tidak penting arah mana yang akan dia tempuh. Tujuan adalah goal atau sesuatu yang ingin dicapai. Sementara jalan yang dipilih untuk dilalui adalah rencana.

Dengan resolusi, kita tahu apa yang ingin kita capai dalam satu tahun dan kita tahu apa yang ingin kita lakukan atau yang tidak ingin dilakukan.

 

  • Membuat lebih termotivasi

 

Mengetahui secara pasti arah yang akan dituju dan apa yang diinginkan, akan membuat kita lebih termotivasi untuk mencapainya. Bayangkan apa yang anda rasakan ketika anda mengendarai kendaraan anda tanpa tahu kemana harus menuju. Tentu anda akan merasa kebingungan. Lebih dari itu, mungkin akan merasa frustrasi.

 

  • Memacu diri untuk berubah lebih baik dan terus tumbuh

Pergantian tahun biasanya menjadi momentum untuk melakukan perubahan. Pikiran kita seolah-olah menciptakan garis waktu yang mengharuskan diri untuk lebih baik dari sebelumnya. Meninggalkan kebiasan-kebiasan yang negatif dan berniat untuk melakukan hal-hal yang lebih positif.  Jadi mengapa tidak kita tuangkan saja semua keinginan-keinginan positif itu dalam resolusi?

 

Membuat Resolusi Anda Pasti Tercapai

 

Setelah ini anda tidak akan khawatir lagi bila resolusi anda tidak tercapai. Karena dengan mengikuti aturan-aturan ini anda akan lebih mudah menyesuaikan dan bernegosiasi dengan diri anda sendiri daripada berhenti dan menyerah untuk mencapainya. Untuk membuat resolusi anda benar-benar tercapai ada 6 aturan yang perlu dijalankan:

 

  1. Pilih resolusi yang memotivasi dan benar-benar penting

Ada orang yang membuat daftar resolusinya hingga berhalaman-halaman dalam agenda. Apakah itu semua hal yang penting? Belum tentu. Pilihlah resolusi yang benar-benar penting untuk hidup anda dan itu akan membuat anda termotivasi. Tidak usah banyak-banyak, cukup pilih “the five big things”.

 

  1. Pastikan resolusi tersebut SMART

Ini adalah aturan dalam goal setting. Sebuah resolusi yang powerful, mengandung unsur:

  • Specific, jelas dan terdefinisi secara spesifik bukan di awing-awang.
  • Measurable, dapat diukur pencapaiannya.
  • Achievable, pastikan resolusi bisa dicapai meskipun dengan effort yang luar biasa.
  • Relevant, resolusi relefan dan terkait dengan cita-cita dan perkembangan pribadi ataupun karir.
  • Time Bound, berikan deadline yang jelas kapan anda akan melakukan atau mencapainya.

 

  1. Tulislah resolusi anda dalam kalimat positif dan pasti

Dengan menuangkannya dalam tulisan, resolusi anda akan lebih nyata dan berwujud. Tidak ada alasan pula untuk lupa. Tulislah resolusi dalam kalimat positif yang penuh keyakinan misalnya “Saya akan berhenti merokok mulai tanggal 11 Januari 2014”. Hindari kata-kata yang mengandung unsur keraguan atau kemungkinan seperti “Saya akan berusaha berhenti merokok pada tanggal 11 Januari 2014”.

 

  1. Buat Action Plan

Tujuan sudah ada dan anda sudah menulisnya. Langkah selanjutnya adalah memilih jalan untuk menuju ke tempat tersebut. Maka buatlah action plan. Action plan berisi aktivitas-aktivitas yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan, atau tindakan-tindakan yang perlu dilakukan untuk menjaga kita tetap pada tujuan yang diinginkan.

 

  1. Secara teratur visualisasikan resolusi anda

Sempatkan waktu untuk relaksasi dan memvisualisasikan resolusi anda. Kondisi relaks akan membuat pikiran bawah sadar bekerja secara optimal. Jika anda ingin berhenti merokok, maka visualisasikan bahwa anda memang sudah benar-benar berhenti merokok. Jika anda ingin membeli mobil baru, imaginasikan seolah-olah anda sudah memilikinya. Bawa feeling kita ke memory masa depan dan buat hal itu menjadi nyata. Dengan demikian pikiran bawah sadar akan menuntun kita untuk mencapainya.

 

  1. Komit

Meski harus bersusah payah tetaplah komit pada resolusi anda. Ketika kelihatannya apa yang anda inginkan tidak mungkin tercapai, negosiasilah dengan diri anda dan jangan menyerah. Lakukan cara-cara lain dan lebih kreatif untuk mencapainya. Apapun yang terjadi resolusi itu harus terwuju

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *